BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon meminta kepada pemda supaya dapat fokus terhadap peningkatan pertumbuhan perekonomian di 2022. Sebab perekonomian merupakan salah satu sektor yang terdampak cukup parah akibat pandemi Covid-19.
Dikatakannya untuk dapat meningkatkan perekonomian daerah, sektor pertanian terintegrasi maupun perikanan menjadi bidang yang memiliki potensi yang bisa dimaksimalkan oleh pemerintah. Apalagi dengan adanya program skala nasional yang sudah berjalan di Kalteng.
"Kalau dari DPRD di 2022 ini, apa yang sudah di programkan, itu yang kita bahas dan yang disetujui dari segi anggaran. Jadi, fokus kegiatan untuk pertumbuhan ekonomi itu bisa dimaksimalkan di pertanian maupun perikanan," ucapnya, Senin, 24 Januari 2022.
Dia menjelaskan sektor perikanan memiliki potensi yang bagus dan menjanjikan untuk mendongkrak pendapatan daerah. Contohnya seperti pengembangan budidaya undang vaname atau shrimp estate di Sukamara.
"Pengembangan program itu bisa diperluas tidak hanya di Sukamara saja namun di daerah lain di Kalteng juga, khususnya di wilayah bagian barat seperti kabupaten Seruyan yang memang memiliki potensi serupa," ujarnya.
Sementara itu pertanian terintegrasi seperti food estate juga menunjukan banyak kemajuan. Tidak hanya pertanian pangan, melainkan peternakan, perikanan, maupun holtikultura dapat dikembangkan disana.
--page
"Jadi pada intinya pengembangan itu tidak hanya dilakukan di daerah trans saja, tapi dapat dilakukan secara merata ke daerah lain, supaya makin banyak masyarakat yang merasakan dampak positif dari program tersebut. Menurut saya tahun ini, untuk menjaga kestabilan ekonomi bisa difokuskan ke bidang perikananan maupun bidang pertanian secara umum," tandasnya. (DONNY D/B-6)









