BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bereng Kajang 1, Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau perlu mendapat perhatian dari instansi terkait. Pasalnya, sebagian ruang kelas masih ada yang rusak. Beberapa fasilitas seperti atap plafon dan titian jembatan penghubung banyak yang runtuh.
Fathurrahman, Guru Agama Islam SDN Bareng Kajang 1 menuturkan, akibat banjir kemarin, titian papan sekolah banyak yang keropos akibat terendam. Buku-buku pelajaran dan bacaan ikut terendam.
"Sekolah ini memang di atas tanah gambut. Jadi, kalau pas ada banjir ini terendam," ucapnya, Rabu, 26 Januari 2022.
Selain itu, ada 2 kelas yang masih perlu perbaikan atap plafonnya. Kemudian, satu ruang kelas harus dibagi menjadi dua kelas dengan cara diskat menggunakan pembatas papan. Hal ini tentunya kurang efisien dalam kegiatan belajar mengajar.
"Di sini ada 6 kelas, tapi ruang kelasnya kurang satu. Jadi ada satu kelas dibagi dua. Ya tentu ini keganggu kalau belajar. Ini kelas 5 sama kelas 4 digabung disekat dibagi dua. Ini ruang kelas yang lama, kalau dulu guru-gurunya kalau ngajar duduk di depan kelas ini," ujar Fathurrahman.
--page
"Ruangan ini memang sudah lama. Kalau gedung yang satunya sudah dibangun. Untuk pembangunan gedung lama masih belum tau kapan dibangunnya," ungkapnya.
Dia berharap, para guru di sekolah tersebut bisa mendapatkan rumah dinas. Sehingga, guru yang mengajar tidak jauh-jauh untuk datang ke sekolah. Sebab, ada di antaranya yang harus pulang pergi dari Palangka Raya dan ada juga dari Kapuas. (MAGANG 3/B-7)









