KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Jajaran RSUD dr H Soemarno Sostoatmodjo Kuala Kapuas memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat melalui siaran radio pemerintah daerah setempat.

Penyuluhan kali ini dilakukan oleh dr Erny Indrawati yang membahas tentang Hari Kusta Sedunia yang ke-69 dan menjelaskan berkaitan dengan penyakit tersebut.

Disampaikan bahwa penyakit kusta adalah penyakit infeksi kronik yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium leprae yang menyerang jaringan kulit, saluran pernafasan bagian atas, kemudian menyerang organ-organ lain kecuali saraf pusat.

"Untuk keluhan gejala pada pasien yang mengalami penyakit kusta biasanya terdapat tanda bercak-bercak kemerahan dan putih dengan bentuk plak-plak di daerah wajah serta telinga," kata dr Erny, Jumat 28 Januari 2022.

Kemudian, lanjut dia bercak putih tersebut tidak gatal tetapi menyebabkan mati rasa, kulit terasa seperti melepuh dan pasien tidak dapat merasakan nyeri.

--page

“Untuk pengobatan penyakit kusta disamping dengan obat-obatan, juga bisa dengan memberikan edukasi terhadap pasien dan keluarga sebab sangat penting dikarenakan pengobatan yang memakan waktu yang lama dapat menimbulkan kejenuhan terhadap pasien,” tuturnya.

Maka dari itu lanjut dia, Peringatan Hari Kusta sedunia tahun 2022 yang jatuh tanggal 30 Januari nanti akan mengangkat tema Bersatu Untuk Martabat (United For Dignity).

“Yang bertujuan supaya semua orang mengerti bahwa orang-orang yang pernah mengalami penyakit kusta juga berhak atas kehidupan yang bermatabat, bebas dari stigma dan diskriminasi terkait penyakit kusta yang pernah dideritanya,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)