BORNEONEWS, Palangka Raya - Saat ini tim pansus di DPRD Kalteng bersama eksekutif tengah membahas Raperta tentang pembinaan bahasa Indonesia dan pelestarian bahasa daerah.
Menanggapi itu Anggota DPRD Kalteng, Ferry Khaidir menyebut implementasi serta inovasi pembinaan bahasa Indonesia memerlukan terobosan melalui balai bahasa.
Dia menilai balai kebahasaan selama ini tentu telah memiliki banyak inovasi pelayanan di antaranya melalui abdi bahasa dan jaga bahasa.
"Melalui balai itu tentu pembinaan bahasa Indonesia tetap dapat dikembangkan untuk generasi mendatang," ujarnya, Jumat, 28 Januari 2022.
Selain itu dikatakannya juga bahwa, agar dapat meningkatkan pelestarian bahasa daerah yang baik, perlu pula dimulai dari lingkungan rumah tangga hingga kawasan internal.
"Ini artinya kewajiban menggunakan bahasa daerah perlu dilakukan oleh masyarakat di sekitarnya," tuturnya.
--page
Di sisi lain masyarakat dari luar daerah atau pendatang di Kalteng perlu juga mempelajari bahasa daerah, sehingga komunikasi antar masyarakat dapat terjalin dengan baik.
"Bagi masyarakat yang datang dari luar dan sudah lama tinggal di Kalteng, bagaimanapun harus mempelajari keberagaman lokal termasuk bahasa daerah," pungkasnya. (DONNY D/B-6)









