BORNEONEWS, Sampit - Operasi pasar minyak goreng dilaksanakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bekerjasama dengan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit, jadi serbuan masyarakat.
Hal itu dikarenakan, harga minyak goreng yang dijual di tempat tersebut yakni Rp 14.000. Sehingga, dianggap membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat.
"Kami bersyukur ada operasi pasar minyak goreng ini, karena dapat meringankan beban kami. Apalagi di beberapa tempat usaha masih menjual minyak Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu," ujar Siti Norhalimah, Sabtu, 29 Januari 2022.
Masing-masing dari mereka mendapatkan kupon pembelian 2 liter minyak goreng. Sehingga, harganya hanya Rp 28 ribu. Harga tersebut sangat meringankan mereka, yang saat ini membutuhkan minyak goreng untuk keperluan rumah tangga.
"Di sini minyak gorengnya ada, sedangkan di tempat usaha ritel yang menjual harga sama sering habis," kata Siti.
--page
Sementara, Ketua DPD KNPI Kotim Endra Rosana mengatakan, operasi pasar minyak goreng tersebut dilaksanakan hingga Minggu, 30 Januari 2022. Masyarakat yang langsung datang ke lokasi juga dilayani untuk pembelian tersebut.
"Kupon ada yang sudah kami bagikan, dan ada juga yang kami berikan di lokasi. Ini dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng tersebut," kata Siti.
Jumlah minyak goreng yang dialokasikan per hari ini yakni 12.000 liter. Dan nantinya pada Minggu, 30 Januari disiapkan 10.800 liter. Yang akan dilaksanakan di Stadion 29 Nopember Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









