SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun terus berlangsung. Namun sampai dengan saat ini baru 4 Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Baamang yang melaksanakan vaksinasi. 

Kepala Puskesmas Baamang I Supriadi menyebutkan, di wilayah kerja Puskesmas Baamang I, ada sekitar 18 SD, sementara yang sudah divaksin baru 4 SD yakni SDN 5, SDN 9, SDN 3 dan SDN 7.

Menurutnya, hal itu bukan lantaran pihak sekolah yang tidak bersedia namun karena keterbatasan petugas yang melaksanakan vaksinasi dan stok vaksin yang ada.

"Sebenarnya sudah banyak SD yang mengajukan untuk vaksinasi di sekolahnya. Tapi karena keterbatasan tenaga sehingga dalam satu hari biasanya hanya satu sekolah saja yang bisa kami layani vaksinasi," kata Supriadi, Minggu, 30 Januari 2022. 

Selain keterbatasan tenaga kesehatan, stok vaksin kita juga terbatas. Misalnya pada pelaksanaan vaksinasi di SDN 3 dan SDN 7, beberapa hari lalu, jumlah siswa mencapai 500 orang sedangkan vaksin yang tersedia hanya 400 dosis. 

--page

"Jadi masih kekurangan," tegasnya.

Bahkan, alokasi vaksinasi yang ada sekarang pun banyak dibantu pihak ketiga salah satunya kamar dagang dan industri (Kadin). 

Diakuinya untuk vaksinasi SD ini memang dilakukan bertahap. Tapi pihaknya tidak berani memastikan jadwal langsung untuk masing-masing sekolah. Sebab, dikhawatirkan stok vaksinnya habis.

"Kita sesuaikan dulu dengan jumlah vaksinnya baru membuat jadwal dengan pihak sekolah," tandasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-5)