BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), telah selesai melakukan reses ke masing-masing daerah pemilihan (Dapil) dalam masa sidang I untuk menampung aspirasi masyarakat.
Seperti yang dilakukan Dapil I DPRD Kobar, melakukan reses ke Kelurahan Mendawai. Pada momen itu, pihaknya menerima berbagai usulan dari masyarakat. Salah satunya, terkait kondisi pasar Sungai Bulin di Kelurahan Mendawai yang sepi karena ditinggal pedagang.
"Kita menerima keluhan masalah pasar yang sepi, karena banyak pedagang yang justru berjualan diluar pasar, masalah ini tentunya kita akan berkoordinasi dengan dinas pasar dan pemerintah daerah," kata Mulyadin saat dikonfirmasi Borneonews.
Mulyadin yang juga sebagai Wakil I Ketua DPRD Kobar menyampaikan, dibangunnya pasar tersebut ialah diperuntukkan secara terpadu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan para pedagang dapat berjualan di tempat yang semestinya.
"Keberadaan pasar Sungai Bulin harus betul-betul bisa bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat," tuturnya.
--page
Mulyadin berharap, Pemda bersama dinas terkait dapat memberikan solusi terbaik, bagaimana agar pedagang yang beerjualan di sekitar pasar dapat berjualan di dalam pasar.
"Tentu pemerintah harus tegas dan memberikan solusi terbaik, agar pedagang ini tidak berjulan diluar pasar. Kalau memang melanggar ya harus tegas, sampaikan baik-baik untuk direlokasi," pungkasnya. (DANANG/B-7)









