BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur melaksanakan seleksi Penyuluh Agama Kristen Non PNS untuk mengganti penyuluh yang mengundurkan diri karena diterima sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
"Kami sudah melewati tahapan seleksi berkas dan ujian tertulis dan sekarang setelah diadakan rapat perankingan diumumkan mereka yang diterima," ungkap Kasi Bimas Kristen, Neti, Minggu, 30 Januari 2022.
Dia menjelaskan, peserta seleksi yang belum diterima bukan berarti tidak lulus, namun sewaktu-waktu bisa direkrut jika ada penyuluh yang mengundurkan diri.
"Jadi yang diambil 4 orang dengan nilai tertinggi sesuai dengan kebutuhan saat ini, jika suatu saat ada yang mengundurkan diri kami tidak akan melaksanakan rekrutmen lagi tetapi langsung mengambil peserta ujian dengan nilai tertinggi berikutnya," jelas Neti.
Menurutnya, tugas penyuluh adalah membina umat Kristen agar hidup dalam ketaatan serta membangun komunikasi antar berbagai denominasi gereja sehingga tidak terkotak-kotak.
--page
Kepala Kemenag Barito Timur, H Abdul Majid Rahimi berharap dengan rekrutmen tersebut penyuluh yang diterima dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
Dia mengakui bahwa tugas penyuluh cukup berat karena harus berhadapan dengan masyarakat dan menyelesaikan permasalahan agama di tengah umat.
"Dengan tugas seperti itu kami memahami bahwa penghasilan penyuluh termasuk minim namun kami akan berupaya mengkoordinasikan dengan provinsi dan pusat supaya penghasilan mereka ditingkatkan dan lebih disejahterakan," kata Abdul Majid. (BOLE MALO/B-7)









