BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Trikorianto melalui Koodinator BPP Kecamatan Paku, Asbel Serep membeberkan tantangan utama yang dihadapi petani di Desa Luau Jawuk adalah air.
Masalah ini terungkap setelah Seven, penyuluh yang bertugas di desa tersebut melakukan evaluasi serta pendampingan petani untuk musim tanam Oktober-Maret atau Okmar kali ini.
"Untuk Luau Jawuk perluasan lahan sangat sulit, kendala utama adalah air, karena saluran pembuangan tidak berfungsi dengan baik dan lahan di sana masih mengandung gambut sangat tebal sehingga petani banyak yang lahannya tidak digarap," ungkap Asbel, Senin, 31 Januari 2022.
BPP Paku bersama penyuluh terus berupaya maksimal melakukan pendampingan para petani dalam hal memecahkan masalah air di daerah Luau Jawuk, karena itu Asbel optimistis petani yang mau bertanam padi tetap bisa panen walau hasilnya belum memuaskan.
Sesuai dengan arahan kepala dinas, dia meminta agar penyuluh terus melakukan pendampingan yang intensif agar dapat membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi petani di lapangan.
"Karena salah satu masalahnya adalah saluran pembuangan, kami berharap penyuluh dan petani berupaya agar saluran irigasi diperbaiki dan dibuatkan saluran pembuangan supaya semua sawah di Luau Jawuk bisa terbuka semua sebagai lahan pangan," katanya. (BOLE MALO/B-6)









