SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Puluhan anak-anak di Sampit, Kotawaringin Timur, memadati sejumlah tempat ibadah dan kompleks permukiman warga keturunan tionghoa. Mereka telah berkumpul sejak pagi untuk berburu angpao.

Borneonews.co.id memantau, keberadaan anak-anak ini banyak dijumpai di sekitar Jalan Caman Sampit. Pasalnya, kawasan itu diketahui banyak dihuni oleh warga keturunan tionghoa. 

"Baru ini ikut, karena diajak teman. Katanya tahun lalu banyak dikasih angpao," kata Didit, Selasa, 1 Februari 2022.

Selain ke rumah-rumah, anak-anak ini juga bergerak ke rumah ibadah warga keturunan tionghoa mulai dari kelenteng hingga vihara-vihara. 

"Kalau beruntung ada angpao yang isinya lebih dari Rp 10 ribu. Tapi biasanya banyak yamg ngasih Rp 5.000," kata Uji,  anak-anak lainnya. 

--page

Meski tak selalu beruntung dan diberi amplop berwarna merah itu, anak-anak tetap terlihat senang. Apalagi momentum imlek ini mereka libur sekolah hingga membuat mereka rela berburu angpao. 

Sebagian besar dari mereka berkeliling Kota Sampit menggunakan sepeda. Namun tak sedikit juga ada yang rela berjalan kaki beramai-ramai pindah dari rumah satu ke rumah lainnya. (USAY NOR RAHMAD/B-7)