BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan lonjakan kasus Covid-19 akibat varian omicron.
"Satgas Penanganan Covid-19 Pusat menyampaikan lonjakan kasus harian Covid-19 mulai terlihat, utamanya disebabkan varian Omicron," sebut Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Sugianto Sabran melalui Kepala Bidang Kehumasan, Agus Siswadi dalam rilis tertulisnya.
Satgas menuturkan pemerintah sudah mengantisipasi hal ini dan menyiapkan beberapa langkah untuk menghadapinya, seperti melakukan perbaikan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan (faskes).
Perbaikan faskes tersebut disesuaikan dengan karakter varian Omicron, dan juga dengan menyediakan layanan telemedisin atau aplikasi layanan kesehatan.
Sebagai langkah untuk menghindari peningkatan beban pada tenaga dan fasilitas kesehatan, pemerintah menghimbau agar pasien tanpa ada gejala (asimtomatik) dapat melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah selama lima hari.
Kemudian, pasien dengan gejala ringan seperti batuk, pilek, atau demam dapat menggunakan layanan telemedisin, ke puskesmas atau dokter terdekat.
"Mari tetap waspada, disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, serta kurangi mobilitas yang tidak perlu," tandas Satgas. (HERMAWAN DP/B-6)









