SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Setelah beberapa hari tidak ada pertumbuhan awan hujan signifikan, kini curah hujan di Kotawaringin Timur, dinilai membaik. Sehingga potensi adanya kebakaran di daratan kabupaten itu lebih kecil.

Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan data per awanan citra satelit di Kotawaringin Timur 2 Februari terdapat pertumbuhan awan signifikan di sejumlah wilayah.

"Terdapat sejumlah pertumbuhan awan signifikan. Terutama di wilayah kecamatan ; Telawang, Mentaya Hilir Selatan, Mentawa Baru Ketapang, Kota Besi dan Pulau Hanaut," ungkap Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Selasa, 2 Februari 2022.

Hal ini dinilai menunjukan adanya perbaikan mengingat beberapa hari lalu tak ada pertumbuhan signifikan hampir di seluruh wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Bahkan kondisi daratan sejumlah wilayah masuk kategori status sangat mudah terbakar.

"Sedangkan potensi kemudahan kebakaran ditinjau dari parameter cuaca, secara umum Kotawaringin Timur berstatus aman, sebagian wilayah ada juga berstatus tidak mudah terbakar," imbuhnya.

--page

Sementara itu, BMKG juga memprediksi, prakiraan curah hujan dalam 24 jam ke depan. Berdasarkan model Weather Research Forecasting Data Assimilation berpotensi hujan ringan. (USAY NOR RAHMAD/B-5)