PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Hari Utomo mengatakan, dana desa merupakan program langsung dari Presiden Joko Widodo dalam membangun negeri untuk wilayah pinggiran. Dalam penyaluranya, dana desa tersebut harus 100 persen.

"Dalam penyaluran dana desa harus 100 persen. Di Kalteng penyaluran dana desa untuk tahun 2021 di angka 99,24 persen. Memang dari data itu sudah nyaris 100 persen," katanya, Rabu, 2 Februari 2022

Hari Utomo mengharapkan, di tahun 2022 ini, semua pemerintah daerah dapat menyalurkan dana desa secara sempurna hingga 100 persen. 

Menurutnya, kendala dalam penyaluran dana desa yang paling sering ditemui adalah ketika kepala desa terjerat pidana korupsi, Penyaluran ini akan terhenti.

Padahal, lanjutnya, bisa disiasati dengan mengangkat pejabat sementara atau pelaksana tugas, supaya penyaluran bisa tetap terlaksana dan program desa bisa tetap berjalan.

--page

“Program Presiden Joko Widodo ini harus berjalan dengan maksimal. Jangan sampai terhambat. Saya harapkan penyaluran 2022 ini bisa semuanya 100 persen,” tegasnya. (APRIANDO/B-7)