SAMPIT –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Herson B. Aden menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Herson menyampaikan untuk food estate Kalteng progres pelaksanaan intensifikasi 2020 - 2021 seluas 14.135 Ha, dengan luasan di Kabupaten Kapuas seluas 13.000 ha, realisasi tanam seluas 13.000, luas panen 13.000 Ha, dengan produksi 44.512 ton GKG (produktivitas 3,50 Ton/ha GKG).

"Di Pulang Pisau  seluas 1.135 ha, realisasi tanam seluas 1.135 ha luas panen 519 Ha (616 ha belum tanam/panen), dengan produksi 2.126 ton GKG (produktivitas 4,09 ton/ha GKG)," ungkap Herson seperti dikutip dari MMC Kalteng,  Rabu 2 Februari 2022.

Ia menuturkan hambatan yang dihadapi yakni terbatasnya Sumber Daya Manusia di kawasan Food Estate. Rencana target ektensifikasi tahun 2022 seluas 20.000 ha, tersedia SID 16.229 ha dan tahun 2022 dianggarkan untuk SID seluas 20.000 ha.

Sementara itu pelaksanaan ekstentifikasi pada 2021 seluas 16.643,66 Ha, masih proses persiapan tanam dengan luasan di Kabupaten Kapuas seluas 12.275,96 ha dan  di Kabupaten Pulang Pisau seluas 3.874,39, ha.

--page

"Hambatan yang dihadapi yakni masih tingginya genangan air di lahan, sehingga sebagian belum dilaksanakan penanaman," tandasnya. (HERMAWAN DP/B-6)