BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan varian baru Covid-19 Omicron masih dapat dideteksi dengan RT-PCR dan Rapid Test Antigen.
“Informasi dari Satgas Covid-19 Pusat, para ahli sudah mempublikasikan beberapa fakta baru terkait dengan varian Omicron,” sebut Satgas Covid-19 Kalteng seperti dikutip dari tim publikasi satgas biroadpim pada Rabu, 2 Februari 2022.
Varian ini ditengarai menyebabkan kenaikan kasus lebih tinggi dibandingkan varian Delta karena lebih mudah menular dan dapat menular pada orang yang pernah terinfeksi sebelumnya.
Walaupun masih bisa dideteksi dengan rapid antigen satgas menyampaikan masa inkubasi atau munculnya gejala sejak pertama kali terpapar virus Omicron cenderung lebih cepat daripada varian lain.
Selain itu, gejalanya tidak spesifik, namun disinyalir lebih ringan. Saat ini, diketahui angka rawat inap di rumah sakit (hospitalisasi) lebih rendah dibandingkan varian Delta.
Dengan berbagai fakta tersebut, kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan dan menyegerakan vaksinasi Covid-19 tetap jadi upaya kunci untuk bisa menghentikan penyebaran Omicron.
--page
“Satgas Covid-19 Kalteng juga mengimbau, meski telah melakukan vaksinasi, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-11)









