PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini tengah mengembangkan bibit padi hibrida untuk menunjang food estate.

Kegiatan yang dilaksanakan bersama Balai Penelitian dan Pengembangan (Litbang) ini juga menggandeng petani dengan lahan di Kabupaten Kapuas.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng Riza Rahmadi berharap dengan menggandeng petani bisa ada transfer ilmu dan penerapan teknologi.

Di sana, petani dapat belajar menciptakan varietas hibrida, sehingga tidak lagi tergantung pada perusahaan penyedia benih ke depannya. 

"Hal ini juga sebagai upaya Pemprov Kalteng meningkatkan hasil produktivitas petani di lapangan, sehingga akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan mereka," tuturnya beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran juga memiliki ide untuk mengembangkan varietas unggul hibrida untuk food estate.

--page

Saat itu, Sugianto menjelaskan, gagasan memproduksi dan menyediakan benih hibrida ini dilatarbelakangi kondisi di lapangan, baik dari ketertarikan hingga kebutuhan petani terhadap benih hibrida. (HERMAWAN DP/B-7)