BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan pada Januari 2022, Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan mengalami penurunan sebesar 1,08 persen.
"Penurunan itu jika dibandingkan bulan Desember 2021 yakni dari 131,07 menjadi 129,66. Jadi jika dipersenkan turun 1,08 persen," kata Eko, Jumat, 4 Februari 2022.
Dia mengatakan, penurunan itu terjadi karena didorong oleh turunnya nilai tukar di beberapa subsektor, seperti tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,72 persen, perikanan 1,69 persen, dan tanaman pangan 0,12 persen.
Sementara untuk dua subsektor lainnya mengalami peningkatan, yakni hortikultura sebesar 1,05 persen dan peternakan 0,86 persen.
Di sisi lain, pada bulan yang sama juga terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Kalteng yaitu sebesar 1,35 persen yang utamanya disebabkan oleh kenaikan kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
--page
Sedangkan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalteng pada Januari 2022 mengalami oenurunan sebesar 0,54 persen atau hanya 130,75 dibanding NTUP bulan sebelumnya. (DONNY D/B-11)









