KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Batuah menyebutkan penyelenggaraan pembelajaraan tatap muka (PTM) terbatas di sekolahnya berjalan aman dan kondusif.

"Kami juga telah melakukan rapid antigen, hasilnya negatif. PTM terbatas hingga Februari ini berjalan dengan aman dan lancar," kata Batuah, Jumat, 4 Februari 2022.

Dia menjelaskan, sekolahnya sudah memulai menerapkan 50 persen pembelajaran tatap muka terbatas sejak Oktober 2021. Lalu mulai Januari 2022, pihaknya sudah memberlakukan PTM terbatas 100 persen.

Dijelaskannya, untuk mencegah penularan covid-19, pihaknya selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mulanya siswa, guru dan staf akan dicek suhu di pintu masuk sekolah. Setelahnya, mereka diminta untuk mencuci tangan terlebih dahulu di wastafel yang sudah disediakan di depan setiap ruangan.

Dia juga mengimbau pada siswa untuk segera pulang ke rumah dan tidak mampir ke tempat lain setelah pembelajaran selesai.

Dijelaskan pula, ada 96 persen siswa, guru dan staf TU yang sudah divaksin dosis pertama. Kemudian, sebagian guru dan staf juga telah mendapatkan suntikan vaksin booster.

--page

"Diharapkan dengan berbagai usaha pencegahan yang kita lakukan, siswa, guru dan staf tetap sehat dan tidak terinfeksi Covid-19," tukasnya (RISKA YULYANA/B-11)