PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS kalteng, Eko Marsoro mengatakan neraca perdagangan internasional Kalteng selama Desember 2021 tetap menunjukan nilai positif atau surplus.

Nilai surplus perdagangan luar negeri Kalteng pada Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar 7,60 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$ 321,85 juta menjadi US$ 346,32 juta.

"Kemudian jika dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya juga nilai surplus perdagangan luar negeri pada Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar 86,02 persen, yaitu dari US$ 186,17 juta menjadi US$ 346,32 juta," sebutnya, Sabtu, 5 Februari 2022.

Selanjutnya, apabila dihitung secara kumulatif juga nilai impor Kalteng terjadi peningkatan yakni sebesar 70,44 persen, yaitu dari US$ 1.790,00 juta di Januari-Desember 2020 menjadi US$ 3.050,82 juta pada Januari-Desember 2021.

Untuk diketahui, seluruh komoditas ekspor Kalteng selama bulan Desember 2021 lalu merupakan barang non migas. Dan nilainya pun mengalami kenaikan yaitu sebesar 9,04 persen atau sebesar US$ 353,72 dibanding November 2021 yang hanya senilai US$ 324,39.

Selain itu, di bulan yang sama juga nilai impor Kalteng mengalami kenaikan sebesar 191,34 persen atau mencapai US$ 7,40 juta jika dibanding dengan November 2021 yang hanya tercatat senilai US$ 2,54 juta. (DONNY D/B-11)