TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - General Manager PT Sawit Graha Manunggal atau SGM, Mohamed Bin Maidin (62) yang berkewarganegaraan Malaysia dan meninggal dunia di RSUD Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, Minggu 6 Februari 2022 dini hari dinyatakan positif covid-19 sesuai hasil rapid test antigen.

"Iya pak," kata Direktur RSUD Tamiang Layang Vinny Safari, membenarkan informasi yang diperoleh Borneonews terkait Mohamed yang terpapar Covid-19.

Namun untuk memastikan jenazah Mohamed terpapar covid-19, RSUD Tamiang Layang telah mengirimkan sampel swab ke RS Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong untuk dilakukan tes polymerase chain reaction atau PCR.

Kapolres Barito Timur AKBP Afandi Eka Putra melalui Kapolsek Dusun Timur Iptu Kuslan mengatakan jika nanti jenazah Mohamed dinyatakan positif covid-19 hasil tes PCR maka sesuai dengan protokol covid-19 tidak bisa dipulangkan ke negaranya.

"Sesuai aturan pemulasaran dan pemakamannya dilakukan di sini," katanya. Menurut informasi dari manajemen PT SGM, Mohamed baru melaksanakan cuti pada 29 Januari 2022 hingga 2 Februari 2022.

Pada 2 Februari 2022 Mohamed tiba di mess PT SGM yang terletak di Desa Murutuwu Kecamatan Paju Epat dengan keluhan agak kecapekan.

Minggu, 6 Februari 2022 dini hari Mohamed merasa badannya sakit, sehingga oleh karyawan lainnya dibawa ke RSUD Tamiang Layang, namun pada pukul 03.25 dinyatakan meninggal dunia.

--page

Informasi lain yang didapatkan, Mohamed juga selama ini menderita sakit prostat dan mengkonsumsi obat prostat.

Perwakilan dari manajemen PT SGM, Herbert saat dikonfirmasi memastikan keluarga Mahamed di Malaysia sudah menerima kabar duka tersebut.

"Sudah pak, rencana pemulangannya jenazah akan dikirimkan melalui pesawat terbang ke Malaysia," ungkapnya.

Pantauan Borneonews di RSUD Tamiang Layang pada pukul 11.30 WIB, personel Polri dan TNI tampak berjaga di sana, sedangkan jenazah Mohamed masih berada di ruang jenazah. (BOLE MALO/B-6)