BORNEONEWS, Palangka Raya - Legislator Kalteng, Henry berharap, kedepan, ada inovasi daerah untuk mengembangkan energi terbarukan khususnya di Kalteng.
Dia megungkapkan, ada beberapa sumber energi yang dapat dikembangkan. Seperti pembangkit listrik tenaga air (PLTA), tenaga panas matahari, tenag angin dan juga dari minyak kelapa sawit.
"Potensi itu tentu dimiliki oleh Kalteng, tinggal bagaimana memanfaatkannya kedepan agar bisa menjadi energi terbarukan, dan saya rasa itu bagus bagi daerah," tuturnya, Senin, 7 Februari 2022.
Dikatakannya bahwa, saat ini untuk penggunaan energi lain seperti dari bahan akar fosil, batu bara, dan minyak bumi masih menjadi kewenangan pemerintah pusat. Oleh sebab itu, energi terbarukan tentunya bisa dikembangkan di daerah sebagai solusi.
Menurutnya, yang paling berpotensi bisa menjadi energi terbarukan di kalteng yaitu sawit. Pasalnya, minyak dari sawit bisa dijadikan sebagai bahan biodiesel dan sebagai alternatif bahan bakar solar.
--page
Terlebih lagi Kalteng sendiri merupakan salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia, sehingga potensi tersebut perlu dikelola dengan maksimal.
Dirinya berharap, dengan adanya Rapeda Rencana Umum Energi Daerah (RUED) bisa memutuskan ketergantungan daerah terhadap sumber energi dari luar, bahkan dapat memberikan suplai energi ke luar daerah.
"Saat ini Raperda itu sudah disetujui dan tinggal disahkan saja, dan kini hanya menunggu penomoran dari Kemendagri, artinya sudah mencapai 90 persen. Setelah itu disahkan dalam rapat paripurna," tandasnya. (DONNY D/B-7)









