SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pengawasan kedatangan penumpang di Bandara H Asan Sampit dan juga Pelabuhan Sampit, saat ini kembali dilakukan sebagai deteksi dini antisipasi penyebaran Covid-19. 

"Kami sudah rapatkan kemarin, pelabuhan dan bandara juga kami minta perketat pengawasannya, terutama terkait surat bebas Covid-19 dari pemeriksaan PCR atau antigen," ujar Bupati Kotim, Halikinnor, Senin 7 Februari 2022. 

Hal ini dilakukan karena dalam beberapa hari terakhir ini, kasus Covid-19 kembali ditemukan di Kotim. Bahkan hingga kemaren sudah ada 10 orang yang positif Covid-19. 

Mereka rata-rata melakukan isolasi mandiri di rumah dan merupakan pendatang dari luar daerah yang berbisnis ke Kotim.  "Ada juga yang warga Kotim tiba dari bepergian," katanya. 

Pemerintah daerah melalui dinas kesehatan terus melakukan tracking dan tracing terhadap penyebaran virus tersebut sebagai langkah antisipasi penyebaran yang semakin meluas. 

"Kami minta masyarakat juga waspada dan jangan abaikan protokol kesehatan. Demi tidak tertularnya Covid-19," terangnya (MUHAMMAD HAMIM/B-11)