BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perikanan Kota Palangka Raya bersama aparat teritorial TNI dan Polri menyambangi para kelompok nelayan di Kecamatan Bukit Batu untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan perairan, Selasa 8 Februari 2022.
Sosialisasi itu ditujukan kepada kelompok nelayan Simpey Karuhei, Kelompok Nelayan Batuah Lestari dan Kelompok Nelayan Seluang Manasa di wilayah Kelurahan Tumbang Tahai.
Diketahui, Kelurahan Tumbang Tahai sebagai tempat domisili pelaku utama perikanan, secara geografis berada di pinggir Sungai Rungan. Penangkapan ikan di perairan umum masih berpotensi menjadi mata pencaharian utama bagi sebagian masyarakatnya.
Babinsa Koramil Bukit Batu, Sertu Dahniar mengatakan penyuluhan yang dilakukan bersama dinas perikanan untuk mengedukasi nelayan mengenai aktivitas penangkapan yang tidak ramah lingkungan.
Contohnya penggunaan alat tangkap dengan ukuran mata jaring yang kecil dan penggunaan bahan berbahaya seperti racun ikan dan setrum listrik.
"Tujuan dalam penyuluhan ini di antaranya untuk meningkatkan kemampuan manajemen usaha dan kelompok nelayan secara mandiri, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam berbagai informasi kepada masyarakat sekitar tentang cara penangkapan dan alat tangkap ramah lingkungan," ujarnya.
--page
Diharapkan para kelompok nelayan turut serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan perairan sebagai tempat aktivitas penangkapan ikan serta mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan positif seperti penyuluhan dan pelatihan teknis.
"Dengan adanya sosialisasi atau penyuluhan ini bisa terciptanya keberdayaan dan kemandirian kelompok dalam mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi dengan mencintai dan menjaga lingkungan perairan agar tetap lestari dan berkelanjutan," pungkasnya. (HENDRI/B-6)









