BORNEONEWS, Pangkalan Bun - DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat mengikuti beberapa kegiatan Musrenbang disejumlah kecamatan, sehingga mereka meminta usulan program harus yang prioritas untuk masyarakat dan berkelanjutan.
Pesan ini disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kobar, Bambang Suherman menanggapi hasil Musrembang Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Lada, Kecamatan Kotawaringin Lama dan Kecamatan Kumai.
"Yang perlu diperhatikan agar usulan betul-betul prioritas dan agar melaksanakannya berkelanjutan," katanya seusai mengikuti pembukaan Musrenbang Kecamatan Kumai, Rabu 9 Februari 2022.
Bambang menyebut hampir semua desa dan kecamatan kebanyakannya mengusulkan tentang infrastruktur. Tapi perlu diingat, selain itu yang penting sekarang ini bagaimana mengembangkan pertanian, pariwisata yang memang menjadi primadona atau menjadi unggulan Kobar.
"Saya harapkan seluruh SOPD yang ada dapat mengklasifikasikan suatu suatu program yang berkelanjutan, jangan nanti tahun 2020 menggarap jalan nanti 2023 menggarap lagi, itu yang nggak bener. Jadi harus bertahap dan tuntas, sehingga di program selanjutnya ada program baru," tuturnya.
Bambang menjelaskan jika musrenbang adalah satu forum musyawarah dari pemangku kepentingan, mengadakan rumusan musyawarah untuk menentukan program prioritas di desa dan nanti diintegrasikan dengan program daerah.
--page
Dalam kaitan ini ada beberapa hal terkait dengan UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, ada beberapa pendekatan yang pertama pendekatan secara politik yang kedua secara teknokratik, ketiga secara partisipatif, keempat secara top down yang ke lima bottom up.
"Jadi melalui Musrenbang ini juga merupakan peluang bagi pemangku kepentingan di desa dalam menyampaikan programnya," tuturnya. (DANANG/B-6)









