BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan, ketersediaan air bersih sangat erat kaitannya dengan isu pembangunan manusia, khususnya masalah stunting pada anak.
"Kita upayakan dapat menyediakan air bersih untuk masyarakat karena itu salah satu upaya yang mampu mencegah stunting pada anak," katanya, Kamis 10 Februari 2022.
Ia menuturkan, ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak berkontribusi besar dalam penanganan stunting. Intervensi penyediaan air minum, sanitasi yang layak serta perubahan perilaku berkontribusi 70 persen dalam pencegahan stunting.
"Jadi bukan hanya soal gizi bayi, bukan hanya pemberian asupan gizi yang memenuhi standard untuk ibu hamil ibu menyusui. Tetapi penyediaan air minum dan sanitasi layak mempunyai andil yang besar," ungkapnya.
Fairid mengungkapkan sejauh ini memang masih belum terdapat kasus stunting. Namun langkah dan upaya antisipasi akan terus dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah munculnya kasus stunting.
--page
"Kita tidak berbicara tinggi atau tidaknya kasus stunting, tapi bagaimana upaya pencegahannya. Jadi harus ada pergerakan pencegahan secara optimal karena kalau terjadi stunting artinya kita gagal dalam pencegahan," pungkasnya. (HENDRI/B-6)









