BORNEONEWS, Sampit - Tidak hanya Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotawaringin Timur (Kotim) saja yang meniadakan pembelajaran tatap muka (PTM), namun juga Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSn) 1 Kotim juga meliburkan siswanya.
"Kami meliburkan siswa selama 4 hari, dan mereka belajar mandiri di rumah," ujar Kepala Sekolah MTSn Jainuddin, Kamis, 10 Februari 2022.
Kebijakan tersebut diambil oleh pihaknya dilatarbelakangi kondisi pandemi Covid-19 di Kotim saat ini yang mengalami kenaikan. Sehingga, guna mengantisipasi penyebaran semakin meluas, pihaknya mengambil sikap untuk meliburkan siswa sementara.
"Nantinya kami rapatkan lagi pada Sabtu, 12 Februari 2022 nanti, terkait langkah yang akan diambil kedepannya, menyikapi peningkatan kasus Covid-19," kata Jainuddin.
Sementara, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kotim Elly Saputra, mengatakan bahwa kedua sekolah tersebut sudah memberitahukan bahwa pelaksanaan PTM ditiadakan sementara.
--page
"Masing-masing sekolah sudah melaporkan kepada kami. Terkait hal lainnya, silahkan konfirmasi kepada kepala sekolah," terang Elly. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









