PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran berharap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kalteng dapat menjalankan tugas secara profesional.

Selain itu, Sugianto menginginkan jangan sampai ada terjadi kejadian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemprov Kalteng, sehingga dapat mencemarkan nama baik instansi dan merugikan diri sendiri.

"Saya minta semuanya selalu aktif dalam mengedepankan upaya pencegahan pemberantasan pungutan liar maupun segala bentuk tindak pidana korupsi lainnya," ucap Sugianto, Kamis, 10 Februari 2022.

Di sisi lain, ia juga meminta kepada semua pihak agar dapat melakukan setiap tahapan dalam proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baik itu mulai dari perencanaan, proses pemilihan tender maupun seleksi sampai dengan pengelolaan kontrak hingga selesai proses pengerjaan serta selalu mengedepankan komunikasi dan koordinasi dalam penegakkan hukum, dalam rangka menciptakan iklim pembangunan yang kondusif.

--page

"Berbagai bentuk potensi terjadinya tindak pidana korupsi dan pungli, khususnya di sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah harus dapat kita atasi dengan baik, sehingga pembangunan yang kita jalankan bisa berjalan maksimal," pungkasnya. (DONNY D/B-7)