BORNEONEWS, Sampit - Lurah Pasir Putih Rudi Setiawan mendorong warganya agar menjadi seorang petani berdasi. Karena bertani adalah salah satu pekerjaan yang menjanjikan dan menghasilkan keuntungan besar.
"Bukan hanya pekerja kantoran saja yang berdasi, namun petani juga bisa berdasi. Karena penghasilannya yang sangat besar," ujar Rudi, Jumat, 11 Februari 2022.
Oleh sebab itu, dirinya menganjurkan agar masyarakat yang memiliki lahan agar bisa mengembangkan pertanian. Karena, pertanian merupakan salah satu sektor yang tidak terdampak ditengah pandemi Covid-19 yang melanda saat ini.
"Saat ini bukan zamannya malu bertani, namun sudah saatnya bertani menjadi sebuah sumber penghasilan," kata Rudi.
Dirinya mencontohkan seorang warganya yang berpenghasilan ratusan juta dalam sekali panen tomat. Sehingga, hal tersebut bisa menjadi rujukan bagi masyarakat lainnya.
--page
"Di Pasir Putih ini, seorang petani tomat bernama Supri berpenghasilan ratusan juta sekali panen. Sehingga hal itu sangat membantu perekonomian keluarganya," terang Rudi.
Rudi juga menerangkan bahwa bertani ini bukanlah sebuah pekerjaan yang sangat menjanjikan. Jika dilakukan dengan tekun dan kerja keras. Karena apa yang dihasilkan menjadi kebutuhan konsumsi masyarakat.
"Kami pihak kelurahan terus berupaya menggelorakan pertanian di wilayah Pasir Putih ini. Terutama terhadap petani milenial yang ada di daerah ini," terang Rudi. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









