PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya -  Direktur RSUD Kota Palangka Raya dr Abram Sidi Winasis melalui dokter spesialis penyakit dalam dr Probo Wuryanto memastikan ruang isolasi pasien masih memadai untuk menangani lonjakan Covid-19.

Ia mengatakan tempat isolasi bukan hanya di RSUD pemerintah kota saja, akan tetapi juga ada RSUD Doris Sylvanus, RS TNI, RS Bhayangkara, RS Betang Pambelum, RS Siloam dan RSI Muhammadiyah.

"Terkait apakah perlu dibuka tempat isolasi terpusat, jawabannya adalah sambil melihat BOR isolasi. Karena saat ini banyak masyarakat yang melakukan isolasi mandiri dibandingkan rawat inap," katanya, Senin 14 Februari 2022.

Positif Covid-19 di wilayah setempat mengalami lonjakan sejak dua minggu lalu. Pemerintah menyatakan meningkatkan sebaran virus corona itu akibat perjalanan luar daerah yang kemudian menjadi transmisi lokal.

Kasus aktif terbaru berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Kalteng yakni 54 orang menjalani rawat inap dan 628 orang menjalani isolasi mandiri. Adapun gejala yang sering ditemukan pada pasien Covid-19 adalah hidung tersumbat, pilek, sakit kepala, rasa lelah, bersin, batuk, suara serak dan demam.

"Apabila memiliki gejala harap bisa melakukan tes baik itu tes antigen maupun tes PCR. Jangan panik bila positif Covid-19 karena positif terserang virus corona ini bukan aib, namun segeralah hubungi fasilitas kesehatan terdekat," pungkasnya.(HENDRI/B-6)