BORNEONEWS, Sampit - Beberapa hari terakhir kasus dugaan tindak kriminal di Sampit, Kotawaringin Timur tampaknya meningkat. Seperti dengan adanya gelaran kasus pembuangan bayi dan dugaan pembunuhan yang dialami salah satu PNS di RSUD dr Murjani Sampit. Hal ini mendapat tanggapan dari Bupati Kotim, Halikinnor.
"Secara umum keamanan dan ketertiban masyarakat kita masih baik," ujar Halikinnor dimintai tanggapan, Senin 14 Februari 2022.
Terkait kasus dugaan pembunuhan yang dialami seorang PNS di RSUD dr Murjani Sampit, Halikinnor belum bisa menyimpulkan. Hal itu tindak kriminal atau bukan, namun yang jelas dia ingin warga semakin berhati-hati dalam bersikap dan berprilaku.
"Ada kasus warga yang meninggal dunia karena mengalami tindak kekerasan masih diteliti. Namun masyarakat kita harus berhati-hati," katanya.
Menurutnyar kejahatan bisa terjadi tidak hanya karena ada niat dari pelaku, tapi juga adanya kesempatan, sehingga sudah selayaknya masyarkat waspada dalam bertingkah laku dalam kehidupan sehari-hari.
--page
"Tapi namanya kejahatan selama ada niat dan kesempatan itu bisa terjadi. Misalnya perempuan yang berpakaian mencolok ini bisa jadi target kejahatan. Kejahatan datang karena ada niat dan kesempatan," ujarnya.
Diketahui, beberapa hari selain kasus Covid-19 yang meningkat dan sejumlah tindak kejahatan pun tampaknya mulai meningkat. Salah satunya seperti adanya kembali terjadinya kasus pembuangan bayi dan penemuan mayat yang baru saja diketahui identitasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









