PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Agar masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan minyak goreng curah sesuai harga yang ditetapkan pemerintah, PT. Citra Borneo Utama (CBU) berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendistribusikan salah satu bahan pokok tersebut melalui para pedagang di pasar. 

Kepala Disperindagkop UKM Alfan Khusnaini, Kamis, 14 Februari 2022 kerjasama dengan PT. CBU bertujuan menstabilkan harga minyak goreng yang dijual di pasaran sesuai harga yang ditetapkan pemerintah.

"Pada tahap pertama ini terdapat 1.350 liter minyak goreng curah didistribusikan kepada pedagang Pasar Indra Sari. Kemudian terdapat lagi tambahan 2.879 liter lagi yang nantinya kembali didistribusikan kepada pedagang di Kobar," jelas Alfan Khusnaini.

Alfan Khusnaini menjelaskan, dalam kerjasama tersebut Disperindagkop UKM Kobar menyediakan data-data terkait keperluan pedagang.

"Jadi kami berikan suplai data pedagang dan berapa kebutuhan atau stok yang diperlukan mereka. Sehingga pihak perusahaan bisa menyediakan minyak goreng curah tersebut agar bisa dijual di pasar dengan harga eceran (HET) yaitu Rp 11.500," jelas Alfan Khusnaini.

--page

Terpisah, Kasi Bina Usaha Perdagangan dan Pemasaran Muhammad Agusta Wijaya, menjelaskan teknis pendistribusian minyak goreng curah tersebut dari PT. CBU ke para pedagang pasar bersifat Bussiness to Bussiness.

"Disperindagkop UKM Kobar hanya memfasilitasi saja. Kali ini sebanyak 22 pedagang di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun yang mendapatkan suplai. Diharapkan nantinya pedagang pasar dapat menjual lagi dengan harga Rp 11.500/liter, sesuai dengan arah kebijakan Kemendag Pusat," jelas Muhammad Agusta Wijaya.

Menurut Muhammad Agusta Wijaya, kegiatan bakal berkelanjutan hingga 3 - 5 bulan ke depan.

"Harapannya harga jual minyak goreng dipasaran yaitu minyak curah bisa sesuai aturan pemerintah. Sehingga tidak membebani masyarakat dengan harga yang tinggi. Demikiam juga dengan harga minyak goreng kemasan di toko dan swalayan. Sejak beberapa waktu lalu sudah dilakukan kebijakan satu harga sebesar Rp 14.000/liter," jelas Muhammad Agusta Wijaya. (WAHYU KRIDA/B-5)