BORNEONEWS, Palangka Raya - Hingga saat ini, pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas Pemprov Kalteng. Oleh karenanya, perencanaan pembangunan di Kalteng diharapkan dapat segera dilaksanakan seperti halnya proyek pembangunan maupun kegiatan yang telah disepakati.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Henry mengatakan saat ini ada begitu banyak infrastruktur yang perlu diperhatikan, terlebih adanya musim penghujan dan bencana alam, seperti banjir yang terjadi sepanjang tahun 2021.
Hal itupun mengakibatkan banyak infrastruktur jalan di Kalteng yang mengalami kerusakan. Oleh krenanya pemerintah melalui OPD diharapkan segera mempercepat proses lelang proyek yang telah disetujui DPRD, agar pembangunan maupun perbaikan infrastruktur bisa dilakukan.
"Apalagi ini masih awal tahun, lebih cepat lebih baik, rencana anggaran pun sudah disetujui. Jadi pemerintah bisa secepatnya melakukan lelang supaya kontraktor bisa segera bekerja melakukan perbaikan infrastruktur itu dengan baik. Jangan lagi terjadi jelang akhir tahun baru dilakukan," ucapnya, Senin, 14 Februari 2022.
Sementara itu, Anggota DPRD Kalteng lainnya juga yakni Purman Jaya pun sependapat dengan hal tersebut agar pemerintah sesegera mungkin melakukan proses lelang. Sebab, legislatif telah menyetujui pengalokasian dana APBD sebesar Rp 2,1 triliun yang dialokasikan untuk proyek multiyears tahun 2022-2024.
--page
"Harapan kita tentu alokasi anggaran tersebut dapat dioptimalkan untuk melakukan perbaikan ifrasturktur, khususnya jalan dan jembatan di Kalteng," ujarnya.
Dia menyebutkan dengan adanya perbaikan infrastruktur, tentu akan berdampak positif bagi masyarakat Kalteng. Selain untuk memperlancar aktivitas masyarakat, infrastruktur jalan yang baik juga akan membantu memulihkan ekonomi daerah yang selama ini terpuruk akibat pandemi Covid-19.
"nggaran itu memang difokuskan untuk pembangunan infrastruktur. Jadi, hampir semua jalan provinsi masuk dalam proyek multiyears, termasuk juga jalan Palangka Raya-Kuala Kurun. Harapan kita, dengan proyek-proyek ini dapat memberikan pengaruh terhadap perbaikan ekonomi Kalteng kedepan," tukasnya. (DONNY D/B-7)









