SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Puskesmas di Kabupaten Sukamara diminta untuk melakukan pemetaan terhadap area-area yang sering terjadi penyakit berbahaya, sebagai upaya pencegahan dini.

"UPT Puskesmas adalah ujung tombak dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukamara," kata Bupati Sukamara, Windu Subagio pada pelantikan kepsek dan kepala UPT Puskesmas, Senin, 14 Februari 2022.

Dia meminta, setelah dilantiknya kepala UPT Puskesmas yang baru, mereka mampu mengidentifikasi area yang sering terjadi kasus penyakit berbahaya, sehingga bisa diantisipasi secara dini.

"Agar tidak terjadinya kejadian luar biasa (KLB), sehingga saya berharap ini bisa dilakukan," harapnya.

Dalam momen itu, dia mengingatkan agar lingkungan Puskesmas dapat menjadi tempat atau sarana belajar tentang hidup bersih dan sehat bagi masyarakat, jangan sampai sarana kesehatan justru tidak mencirikan suatu lembaga kesehatan yang menjunjung tinggi hidup sehat.

--page

"Sehingga setelah pelantikan ini, kepala UPT Puskesmas yang baru bisa menjalankan amanah jabatan dengan baik dan penuh tanggung jawab, serta sebagai teladan, pelopor dan motivator yang mampu mendorong kinerja organisasi yang lebih baik, sehingga terwujudnya komitmen untuk memberikan pelayanan publik yang terbaik," pungkas Windu. (NORHASANAH/B-7)