PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir ini cenderung menagalami peningkatan.

Menanggapi itu Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery meminta kepada masyarakat untuk lebih memperketat prokes, hal ini bertujuan untuk menurunkan jumlah terkonfirmasi positif. Sebab, dalam satu hari saja bisa menjacapaii 30-40 orang bahkan lebih terkonfirmasi positif dalam beberapa hari terakhir ini.

"Intinya masyarakat jangan lengah, dan harus memperketat lagi prokes yang sudah di jalankan, sebab naiknya kasus ini akibat melemahnya prokes masyarakat. Selain itu juga taraf hidup sehat perlu lebih di tingkatkan lagi guna menambah kekebalan tubuh, dan yang terpenting selalu menggunakan masker saat keluar rumah," ujarnya, 15 Februari 2022.

Selain itu Khemal juga meminta semua lapisan masyarakat untuk saling mengingatkan tentang taat prokes, dengan begitu masyarakat sudah membantu tim satgas dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Sosialisasi yang di lakukan tim satgas kepada masyarakat terus dilakukan, namun dengan saling bergandengan tangan dan saling mengingatkan, maka kita bisa bersama menurunkan kasus terkonfirmasi positif covid ini. Karena sosialisasi dari masyarakat-ke masyarakat akan lebih efisien denga saling mengingatkan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengungkapkan, semakin meningginya kasus penyebaran Covid-19 di Kota Palangka Raya, tentu mengkhawatirkan. kenaikan angka kasus terkonfirmasi semakin meningkat setiap harinya.

--page


"Peningkatan serta kenaikan kasus yang cukup tinggi, dimana hingga 14 Februari 2022 angka terkonfirmasi positif sudah mencapai 13.882 kasus. Mulai tingginya angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palangka Raya, lebih didasarkan dari riwayat kasus perjalanan luar kota dan transmisi lokal yang cukup cepat.

Maka dari itu lanjut Emi, tidak ada hentinya pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan prokes, sehingga penurunan kasus bisa terjadi dan tidak lagi ada peningkatan level PPKM, karena apabila terus meningkat kasusnya maka tidak bisa di pungkiri peningkatan level PPKM akan terjadi pula. (DONNY D/B-7)