BORNEONEWS, Sukamara - Sebagai upaya memaksimalkan lahan pertanian Beruntung Jaya, pihak Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara mengajak petani di desa tetangga untuk ikut melakulan kegiatan bertani.
"Untuk kawasan yang bisa dikembangkan itu kurang lebih ada swkitar 350 hektar, memang kalau dilihat dari masyarakat di Desa Sungai Pasir sudah sangat full," kata Kades Singai Pasir, Humaidi pada acara syukuran panen padi Gapoktan Maju Jaya, Selasa, 15 Februari 2022.
Untuk memaksimalkan lahan yang ada, mulai tahun ini mereka telah menyedkakan lahan pertanian untuk petani didesa tetangga agar bisa ikut kegiatan menanam padi.
"Pada tahun ini kita mengambil atau mengajak petani dari Desa Sungai Cabang Barat untuk ikut bertani, kita tempatkan kurang lebuh 100 hektar," ujarnya.
Ditambahkannya, dalam acara syukuran panen padi Gapoktan Maju Jaya, panen tahun ini mengalami kegagalan, mengingat padi yang dipanen tidak sesuai dengan jumlah lahan yang ditanam.
--page
"Yang kita panen hari ini ada 200 hektar, sebenarnya yang kita tanam itu ada seluas 350 hektar, karena adanya banjir sehingga tidak maksimal," terang Humaidi.
Dia menjelaskan, saat ini sistem perairan dilahan persawahan Beruntung Jaya masih belum menggunakan irigasi teknis, sehingga menjadi penyebab terjadinya kegagalan panen.
"Sementara untuk padi yang dihasilkan, berdasarkan BPS perhektarnya itu 5,4 ton gabah kering, ini yang dihitung untuk padi yang sudah dipanen saja, karena yang baru dipanen ini sekitar 50 persen," tukas Humaidi. (NORHASANAH/B-7)









