PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Natalia mendorong pemda di provinsi ini agar dapat mengembangkan sistem pertanian terpadu dalam rangka untuk meningkatkan sumber mata pencaharian dan kesejahteraan masyarakat.

Dia mengungkapkan, belum lama ini pihaknya baru saja melakukan kunjungan kerja ke Kota Batu, Malang, Jawa Timur, dalam rangka mempelajari strategi pengembangan agribisnis dan agropolitan sebagai pendorong ekonomi wilayah.

"Apa yang telah kami diperlajari disana itu, nantinya bisa menjadi acuan bagi Kalteng dalam upaya yang sama yakni mengembangkan berbagai potensi pertanian yang ada melalui sistem terpadu," ucapnya, Jumat, 18 Februari 2022.

Dijelaskannya, sistem pertanian terpadu yang diterapkan merupakan sistem pertanian yang mengintegrasikan kegiatan sub sektor pertanian seperti tanaman, ternak dan ikan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sumber daya baik lahan, manusia dan faktor tumbuh lain, serta kemandirian, dan kesejahteraan petani.

Selain itu, pemerintah Kota Batu juga memberikan dukungan berupa bantuan bibit tanaman pangan atau hortikultura beserta saprodinya untuk pemanfaatan lahan dan mencukupi ketersediaan pangan. Hal inilah nantinya yang bisa dilakukan oleh pemda di Kalteng.

--page

Disebutkannya , dukungan itu juga sekaligus untuk mendongkrak produktivitas hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani. Di mana juga dialokasikan anggaran yang besar untuk bibit dan saprodi untuk membantu mengurangi dampak pandemi serta untuk pengendalian penyakit yang berimbas pada pemasaran hasil pertanian.

Di sisi lain, sistem pertanian terpadu tersebut juga dapat dijadikan sebagai pemaksimalan seluruh lahan pertanian dengan pemanfaatan lahan tidur yang masih belum dimanfaatkan secara optimal dan intensifikasi pekarangan melalui pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk budi daya lahan pekarangan maupun pengolahan hasilnya.

"Banyak hasil pertanian diolah menjadi berbagai produk makanan ringan, salah satunya pengolahan jajanan ringan yakni keripik. Pada intinya, pengelolaan pertanian disana cukup bagus, dan sering juga menjadi percontohan. Kami harap hal-hal positif ini bisa diterapkan dan dikembangkan juga di Kalteng," tutupnya. (DONNY D/B-5)