PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau  - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang didukung penuh Lembaga Kemitraan Indonesia dan pihak terkait lainnya melaksanakan pelatihan dan praktik pemadaman kebakaran hutan dan laban (Damkarhutla) bagi masyarakat peduli api (MPA). 

Sekretaris BPBD Pulpis Rudi Purwadi mengungkapkan sedikitnya ada 15 perwakilan MPA dari 5 kecamatan di wilayah Bumi Handep Hapakat mengikuti kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak Sabtu (19/02/2022) hingga hari Ini. Dengan melibatkan BPBD Pulang Pisau, TNI, Kepolisian, Manggal  Agni Daops Kapuas, KPHP XXXI, Perusahaan dan Lembaga Kemitraan, sebagai pelatih dalam kegiatan ini," ucap Rudi sapaan akrab sekretaris BPBD Pulpis itu.

Ia juga menjelaskan tujuan kegiatan itu sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para MPA pada pelaksanaan penanganan Kathutla dengan sistem komando di lapangan.

Selain itu juga sebagai upaya memperkuat pengetahuan dan pemahaman dalam pengenalan dan fungsi sarana dan prasarana pemadaman karhutla bagi para MPA dan Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para MPA Damkarhutla terkait pelaksanaan patroli pada sisi membangun penyadaran kelompok masyarakat bahaya  Karhutla.

--page

"Hasil yang ingin kita capai  ialah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman para MPA pada pelaksanaan penanganan Kathutla dengan system komando lapangan," ungkap Rudi.

Menurutnya Kabupaten Pulang Pisau paska Karhutla tahun 2015, pemerintah setempat mulai berbenah  mulai pada tata kebijakan sampai ke tingkat implementasinya yang dijalankan pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan darurat sampai paska bencana dimaksud.

Perihal ini berdampak pada menurunnya angka luas kejadian Karhutla, terlepas juga turut terbantu karena cuaca yang rata-rata sepanjang 2016 – 2020 dihampiri hujan.

"Ini harus kita jaga terus agar kedepan tidak lagi terjadi Karhutla seperti tahun 2015 yang luas Karhutla di angka 200.000-an Hektar," tutupnya. (ang)