PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin memimpin operasi pasar murah minyak goreng di Kelurahan Palangka, Selasa, 22 Februari 2022. Operasi pasar ini merupakan program Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian.

"Terima kasih kepada Disperindag Koperasi dan UKM serta jajaran lurah camat atas hadirnya kegiatan ini. Semoga dapat membantu masyarakat di tengah persoalan kelangkaan minyak goreng," katanya.

Fairid menjelaskan, nilai subsidi minyak goreng yang awalnya Rp 2 ribu menjadi Rp 3 ribu. Dengan penambahan itu nilai jual yang awalnya Rp 12 ribu kini menjadi Rp 11 ribu per liter untuk masing-masing kepala keluarga.

"Mohon ini disampaikan kepada masyarakat agar banyak yang membeli karena informasinya tadi dari ibu-ibu harga di pasar masih Rp 18 ribu sampai Rp 20 ribu. Jadi ini upaya kami pemerintah kota untuk meringankan beban masyarakat," ungkapnya.

Dia meminta masyarakat yang belanja di pasar murah tersebut tidak membuat kerumunan dan tetap menjaga protokol kesehatan serta mengantre secara tertib.

"Jangan berebut, tetap jaga protokol kesehatan. Niat kita ingin membantu tapi jangan sampai ada masalah lagi karena kerumunan nanti bisa terpapar covid-19," ujarnya.

Operasi pasar murah khusus minyak goreng ini dilaksanakan hingga 26 Februari 2022. Sasarannya yakni di Kelurahan Palangka, Langkai, Kereng Bangkirai, Kelurahan Pager dan di Kecamatan Bukit Batu.

--page

"Kita lakukan bertahap sesuai dengan ketersediaan yang ada. Disperindag juga terus berkerja sama dengan distributor agar subsidi ini bisa mencapai target kita," tutupnya. (HENDRI/B-11)