TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ketua RT 15 Kelurahan Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, Irham meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait agar membantu warga yang rumahnya hancur karena tertimpa pohon Kuranji berdiameter hampir 75 sentimeter.

"Ini sudah ada dari Tim Reaksi Cepat BPBD Damkar membantu memotong dan menyingkirkan cabang dan ranting pohon. Kami berharap nanti dari dinas sosial juga bisa menyalurkan bantuan bagi warga yang terkena musibah ini," ujar Irham saat diwawancarai di lokasi bencana, Rabu, 23 Februari 2022.

Dia menjelaskan, pemilik rumah yang hancur dan penghuni 2 barak yang juga tertimpa pohon saat ini dievakuasi di rumah tetangga sekitar.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tapi rumah milik Ahriannor hancur total sehingga harus dibangun baru, sedangkan 2 barak itu rusak parah pada bagian atap," kata Irham.

Dia belum bisa memperkirakan total kerugian yang dialami warga karena pemilik barak sedang tidak berada di tempat. Sedangkan Ahriannor sendiri memperkirakan kerugian yang dideritanya akibat rumah dan perabotan yang hancur mencapai Rp 100 juta.

--page


Irham mengimbau warga sekitar agar tetap waspada terutama saat hujan lebat yang disertai angin kencang karena masih ada satu pohon Kuranji yang sama besarnya tidak jauh dari lokasi.

"Masih ada lagi satu pohon Kuranji yang sama besarnya, mudahan-mudahan nanti pihak terkait bisa mengizinkan pohon ini ditebang sebelum menimbulkan korban," ujarnya.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi hingga Maret-April mendatang.

“Mengingat potensi cuaca ekstrem berupa puting beliung, hujan es, hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang masih dapat terjadi hingga Maret-April mendatang, maka BMKG memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya potensi cuaca ekstrem tersebut,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 22 Februari 2022. (BOLE MALO/B-7)