BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 300 liter minyak goreng bersubsidi terjual habis saat operasi pasar Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya di Kelurahan Langkai, Rabu 23 Februari 2022.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Langkai, Sri Wanti mengatakan, mekanisme pembelian dalam operasi pasar tersebut, yakni satu KK mendapatkan 1 liter minyak goreng merek Sabrina.
"Operasi pasar dilakukan untuk mengatasi tingginya harga dan kelangkaan stok minyak goreng kemasan di pasaran. Kegiatan ini untuk membantu masyarakat tidak mampu agar bisa membeli minyak goreng dengan harga terjangkau," katanya.
Satu liter minyak tersebut dijual dengan harga Rp. 11.000. Harga ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni sebesar Rp.14.000 per liter.
"Pemerintah kota memberikan subsidi sebesar Rp 3 ribu. Ini upaya pemerintah dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat di tengah kelangkaan minyak goreng," ungkapnya.
--page
Operasi pasar minyak goreng dilaksanakan hingga 26 Februari 2022. Lokasi selanjutnya di Kereng Bangkirai, Kelurahan Pager dan di Kecamatan Bukit Batu.
Pemerintah daerah menyediakan 1000 liter untuk satu kelurahan di 5 kecamatan baik di dalam kota maupun wilayah pinggiran. Tahap awal ini pemerintah masih menganggarkan 5000 liter dan selanjutnya akan ditambah hingga 10 ribu liter. (HENDRI/B-5)









