KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Katingan menggelar rapat koordinasi program pemberdayaan masyarakat dan desa atau P3MD, Kamis 24 Februari 2022.

Acara yang berlangsung di Pendopo Obyek Wisaya Bukit Batu ini dibuka Bupati Katingan Sakariyas. 

Bupati Sakariyas berharap kepada para pendamping desa agar memberikan pemahaman kepada pihak desa di berbagainhal termasuk masalah penyusunan APBdes. 

Sakariyas mengatakan jika sejauh ini lebih separo desa yang ada di daerahnya yang hanya bisa ditempuh menggunakan alat transportasi air atau sungai. 

Sehingga diharapkan kepada para pendamping desa agar tidak menerima laporan atau data di atas meja melalui telepon atau WA karena alasan jarak tersebut. 

"Sanggup tidak melaksanakan ini. Jangan hanya sanggup pada saat ini saja, karena informasi yang saya terima,  2019, 2020, dan tahun 2021, saudara-saudara hanya membuat laporan ke pusat atau ke koordinator wilayah tidak datang ke sana atau lapangan tapi datanya minta sama pihak desa lewat telpon atau WA, " katanya. 

--page

Untuk itu Sakariyas meminta agar para pendamping desa ini dapat mempertanggungjawabkan terkait laporan tersebut.  D sisi lain desa membutuhkan para pendamping desa ini.

Jika ada permasalahan di desa seperti di Kecamatan Katingan Hulu pada 2021, para pendamping desa ini harus mengetahuinya. 

"Kalian harus tau yang namanya dana desa, bagaimana cara mengelola,  administrasinya dan tanggung jawabnya serta pelaporannya harus tahu kalian," imbuhnya. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Katingan, Andrei Nathanael mengatakan rakor P3MD ini diikuti 45 peserta. Mereka terdiri dari tenaga ahli, pendamping desa dan pendamping lokal desa. (ABDUL GOFUR/B-6)