BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H Nadalsyah mengatakan melalui momentum peresmian gedung baru Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muara Teweh diharapkan kedepannya akan semakin banyak sumber daya manusia (SDM) lulusan kampus ini yang memberikan kontribusi terhadap kemajuan pembangunan di Kabupaten Barito Utara.
“Saya berharap kedepannya akan semakin banyak SDM lulusan STIE Muara Teweh ini yang memberikan kontribusi terhadap kemajuan pembangunan di Kabupaten Barito Utara,” kata bupati Barito Utara H Nadalsyah saat memberikan sambutan pada peresmian gedung baru STIE Muara Teweh, Kamis 24 Februari 2022.
Dibangunnya gedung baru STIE Muara Teweh merupakan pengembangan fasilitas pendidikan yang bersumber dari dana hibah pemerintah daerah. “Hibah dari program pembinaan perguruan tinggi swasta, hibah dari pihak perusahaan, hal ini tidak bukan untuk menciptakan suasana nyaman dalam pembelajaran,” kata Nadalsyah.
Bupati juga berharap, STIE Muara Teweh kedepannya menjadi perguruan tinggi swasta yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya yang ada di Kalimantan Tengah. “Dan menjadi harapan seluruh masyarakat di Barito Utara dalam menyiapkan generasi yang lebih baik,” ucapnya.
Selain itu juga, kata H Koyem panggilan akrab Bupati Barito Utara ini, layanan pendidikan haruslah sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (Education For All) tanpa membedakan asal usul, status sosial, ekonomi dan kewilayahan.
--page
Berdasarkan Undang-undang nomor 12 tahun 2021 tentang perguruan tinggi, maka perguruan tinggi baik negeri maupun swasta wajib menjalankan Tridharma perguruan tinggi. “Yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” cetusnya.
Nadalsyah juga mengatakan, pemerintah terus menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak terutama di daerah. “Alhamdulillah Kabupaten Barito Utara memiliki 3 (tiga) perguruan tinggi swasta, yang salah satunya menjadi rujukan masyarakat Barito Utara dan kabupaten tetangga untuk melanjutkan pendidikan tingginya baik yang Sistem regular dan extension adalah STIE Muara Teweh,” ucapnya.
H Koyem juga mengajak kepada semua pencinta dan pemerhati dunia pendidikan di Barito Utara untuk bersama-sama mencari solusi untuk anak yang putus sekolah (DO) karena di perguruan tinggi swasta yang terbilang lumayan tinggi untuk keluarga pra sejahtera/pekerja yang tidak mendapatkan beasiswa Bidik Misi.
“Sekali lagi saya mengajak kepada segenap pengurus yayasan Batara Muara Teweh dan seluruh pengurus/civitas akademika STIE Muara Teweh untuk meningkatkan upaya dan keikhlasan kita untuk memberikan layanan pendidikan kepada mahasiswa-mahasiswi kita generasi penerus Barito Utara,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-5)









