KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Semua pegawai yang bertugas di Taman Hutam Raya (Tahura) Lapak Jaru Kabupaten Gunung Mas telah menerima vaksin dosis pertama dan kedua.

"Dari 51 pegawai semua sudah ikut vaksinasi dua dosis, namun baru sebagian yang menerima dosis ketiga (booster)," ujar  ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan Gumas Yohanes Tuah melalui Kepala Bidang Pengelolaan Tahura, Colombus, Jumat 25 Februari 2022.

Alasan sebagian pegawai belum mendapatkan vaksinasi dosis ketiga yakni karena mereka belum memenuhi persyaratan pemberian booster yakni minimal enam bulan setelah suntik vaksin dosis kedua.

Jika sudah memenuhi syarat minimal enam bulan setelah dosis kedua, nantinya para pegawai Tahura Lapak Jaru juga akan mengikuti vaksinasi booster demi membangun kembali perlindungan yang mungkin telah berkurang sejak rangkaian vaksinasi awal.

Colombus menjelaskan pegawai di Tahura Lapak Jaru sering berhadapan langsung dengan para pengunjung, sehingga dengan adanya vaksinasi apa lagi vaksin booster atau dosis ketiga ini membuatnya lebih tenang dalam bekerja.  

"Booster ini ntuk melindungi para pegawai di Tahura Lapak Jaru, keluarga di rumah, serta para pengunjung yang datang. Dengan telah menerima booster, para pegawai juga lebih tenang bekerja," paparnya.

--page

Meski sudah ikut vaksinasi, Colombus mengingatkan pada pegawai yang bertugas untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kami juga berharap pengunjung sebaiknya telah mengikuti vaksinasi sebelum ke Tahura Lapak Jaru, karena vaksinasi ini untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok," tukasnya (RISKA YULYANA/B-6)