BORNEONEWS, Tamiang Layang - BMKG Stasiun Meteorologi Sanggu Buntok menyampaikan peringatan dini terkait masih adanya potensi cuaca signifikan untuk wilayah Kabupaten Barito Timur hingga tanggal 28 Februari 2022.
Cuaca signifikan atau significant weather adalah cuaca atau perubahan kondisi unsur cuaca dan atau fenomena cuaca yang dianggap dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir.
"Dari hasil analisis kondisi atmosfer menunjukkan bahwa nilai index NINO3.4 pada kategori La Nina Lemah nilai suhu muka laut di wilayah indonesia di atas 28 derajat celcius (hangat) berpotensi terjadinya penguapan yg signifikan," jelas Kepala Stasiun Meteorologi Sanggu, Nur Setiawan kepada Borneonews, Sabtu, 26 Februari 2022.
Dia melanjutkan, adanya daerah konvergensi dan belokan angin atau shearline di wilayah Barito Timur mengindikasikan adanya perlambatan dan penumpukan massa udara.
Fenomena shearline sendiri merupakan belokan angin yang kuat dan menyebabkan penumpukan massa udara, serta dapat berakibat pada pertumbuhan awan hujan intensif. Secara meteorologi, shearline adalah suatu garis atau zona sempit yang melintang dan terjadi perubahan mendadak pada komponen angin horizontal yang sejajar dengan zona sempit.
--page
Berikutnya, lanjut Nur Setiawan, ditinjau dari indeks stabilitas atmosfer, kondisi atmosfer wilayah Barito Timur labil, hal ini didukung dengan nilai kelembaban udara di atmosfer wilayah di daerah setempat yang cukup basah berkisar antara 60 - 100 persen.
"Dari analisis tersebut menunjukan masih terdapat adanya potensi cuaca signifikan untuk wilayah Barito Timur sampai dengan tanggal 28 Februari 2022. Untuk itu kami harapkan seluruh masyarakat Barito Timur selalu mewaspadai dampak potensi cuaca signifikan yang terjadi seperti pohon atau baliho tumbang, genangan air dan jalan licin serta bencana hidrometeorologi lainnya," pesannya. (BOLE MALO/B-5)









