PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sosialisasi dan imbauan dalam rangka mencegah tumbuh kembangnya paham Radikalisme dan anti Pancasila, harus terus digencarkan. Sebab hal ini akan mengganggu stabilitas keamanan di masyarakat.

Dalam kesempatan kali ini Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Bayu Wicaksono melakukan kunjungan dan memberikan imbauan anti Radikalisme kepada jamaah Masjid Imam Syafi’i di Jalan Pramuka, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Senin 28 Februari 2022.

"Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar mengetahui bagaimana ciri-ciri dari paham radikalisme dan anti Pancasila," ujarnya.

Kapolres mengatakan penyuluhan atau sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polri guna menangkal tumbuh kembangnya bahaya paham radikal dan anti Pancasila di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan Kapolres untuk sekaligus melakukan silaturahmi bersama al ustad masjid Imam Syafi’i.

"Silaturahmi ini harus dipelihara, karena bertujuan mempererat rasa kekeluargaan dan saling memiliki dengan tokoh agama maupun tokoh masyrakat," ungkapnya.

--page

Dalam kesempatan ini kapolres mengharapkan kepada pengurus masjid agar turut membantu menekan penyebaran Covid-19 dengan menyampaikan tentang betapa pentingnya menerapkan Prokes Covid-1 dalam beraktivitas sehari-hari.

"Dalam kegiatan apapun diharapkan tetap selalu memakai masker, jaga jarak. Sebab virus Covid-19 ini masih ada disekitar kita," pungkasnya. (DANANG/B-6)