BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Citra Borneo Utama (CBU) yang merupakan bagian dari Citra Borneo Indah (CBI) Group menggelar operasi pasar minyak goreng di Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu 2 Maret 2022.
Minyak goreng curah ini dijual dengan harga Rp 11.500 per liter sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan H. Abdul Rasyid pemilik CBI Group untuk masyarakat Kalimantan Tengah.
Lurah Menteng, Rossalinda Rahmanasari mengucapkan terima kasih kepada PT CBU yang telah berkontribusi dalam memberikan minyak murah kepada masyarakat di tengah kelangkaan minyak goreng saat ini.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak dan kegiatan ini sangat membantu masyarakat di wilayah Kelurahan Menteng dalam mencari minyak goreng murah," katanya.
Wanita berparas cantik ini mengatakan kegiatan ini berjalan lancar dengan antusias masyarakat cukup banyak ingin mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.
Untuk itu pihaknya membagi dua sesi pembagian minyak goreng. Sesi pertama pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB khusus untuk perwakilan RT dan sesi kedua khusus untuk kepala keluarga.
Menurutnya di wilayah Kelurahan Menteng ada 87 RT. Setiap RT mendapatkan jatah 25 liter minyak goreng yang kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dan setiap warganya akan mendapatkan 5 liter untuk 1 orang.
--page
Kemudian pada sesi yang kedua, minyak goreng akan dialokasikan kepada per kepala keluarga untuk mengambil. Langkah ini guna mengantisipasi kerumunan dalam mencegah penyebaran covid-19.
Pihaknya juga menyediakan tempat cuci tangan dan merekomendasikan setiap masyarakat yang masuk ingin mengambil minyak goreng menggunakan masker serta menjaga jarak aman.
Dalam pembagian minyak goreng ini pihaknya juga menerapkan nomor antrean, sehingga masyarakat tidak berkerumun dan setiap warga akan dipanggil sesuai dengan nomor antrean.
"Kita mengharapkan operasi pasar ini terus berlanjut ke depannya guna membantu masyarakat yang kurang mampu dan para pelaku Usaha Mikro kecil Menengah (UMKM)," harapnya. (APRIANDO/B-6)









