BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pasien positif covid-19 Kabupaten Barito Timur yang meninggal bertambah satu orang lagi sehingga saat ini total menjadi 48 orang.
"Pasien yang meninggal atas nama Nyonya A, usia 42 tahun, alamat di KTP Desa Gandrung Kecamatan Paku," ungkap Ketua Bidang Penanganan Satgas Penanganan Covid-19 Barito Timur, Jimmi WS Hutagalung, Rabu 2 Maret 2022.
Jenazah dimakamkan di Desa Patung oleh petugas gabungan dari RSUD Tamiang Layang dan BPBD Damkar Barito Timur sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi.
Jimmi yang juga menjabat sebagai kepala dinas kesehatan setempat menjelaskan nyonya A memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid hipertensi serta belum pernah mengikuti vaksinasi covid-19.
"Kita tahu biasanya faktor utama penyebab kematian covid-19 adalah usia, komorbid dan status vaksinasi. Nah pasien ini memiliki komorbid dan belum pernah divaksin," paparnya.
--page
Karena itu dia mengimbau masyarakat yang belum divaksin agar segera melakukan vaksinasi untuk menghindari resiko kematian serta tetap disiplin protokol kesehatan agar terhindar dari penularan covid-19.
"Memang varian yang baru ini gejalanya tidak seberat varian sebelumnya, tapi kalau orang punya komorbid apalagi belum divaksin sangat beresiko," jelasnya. (BOLE MALO/B-6)









