BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kasus covid-19 di Kabupaten Barito Timur terus meningkat sejak varian Omicron merebak di berbagai daerah. per 2 Maret 2022, terjadi penambahan positif covid-19 sebanyak 12 kasus.
"Peningkatan kasus terjadi di 5 kecamatan yakni Kecamatan Dusun Timur 7 kasus, Benua Lima 2 kasus, Patangkep Tutui 1 kasus, Karusen Janang 1 kasus dan Kecamatan Paju Epat 1 kasus," ungkap Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Barito Timur, Dwi Aryanto melalui keterangan tertulis.
Sementara itu, Ketua Bidang Penanganan Satgas Covid-19, Jimmi WS Hutagalung saat dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya pasien covid-19 yang meninggal. Meski demikian data pasien tersebut belum masuk rilis satgas covid-19 karena pelaporan data ke satgas covid-19 provinsi paling lambat dilakukan pada pukul 12.00 WIB.
"Pasien yang meninggal atas nama Nyonya A, usia 42 tahun, alamat di KTP Desa Gandrung Kecamatan Paku," kata Jimmi. Jenazah pasien tersebut dimakamkan oleh petugas gabungan dari RSUD Tamiang Layang dan BPBD Damkar sekitar pukul 13.00 WIB di Desa Patung.
Sedangkan pasien positif baru bernama Tuan T (26), Tuan R (27), Nyonya D (25), Tuan E (30) dan Tuan I (45) dari Kelurahan Tamiang Layang, Nyonya R (21), Tuan Y (38) dan Tuan M (48) dari Kelurahan Taniran, Nyonya K (21) dari Desa Murutuwu, Tuan N (19) dari Desa Bentot serta Tuan D (26) dari Desa Matabu.
--page
"Hari ini juga ada 5 pasien yang dinyatakan sembuh, dari Kecamatan Raren Batuah 3 orang, Dusun Tengah 2 orang, Dusun Timur 1 orang dan Kecamatan Benua Lima 1 orang," papar Jimmi.
Sesuai dengan rilis data hari ini, akumulasi positif covid-19 Barito Timur berjumlah 2.207. Rinciannya, 2.114 orang telah sembuh, 46 orang masih dalam perawatan dan 47 orang meninggal. (BOLE MALO)









