BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Desa Sungai Bakau menjadi salah satu sentra penghasil pisang kepok di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur.
Di wilayah desa ini, banyak masyarakatnya mengembangkan usaha perkebunan pisang, baik yang diusahakan secara berkelompok maupun mandiri.
Kades Sungai Bakau, Yuyun Erawati mengatakan, di wilayahnya saat ini, dikembangkan perkebunan pisang kepok dengan luasan lahan mencapai ratusan hektar.
“Dari data yang ada pada kami, luasan lahan perkebunan pisang kepok baik yang diusahakan secara kelompok maupun mandiri mencapai 275 hektar lebih, “ kata Yuyun, Kamis, 3 Maret 2022.
Rencananya, Pemerintah Desa Sungai Bakau melalui BUMDes setempat, akan melakukan upaya untuk mendukung usaha perkebunan pisang masyarakat, dengan menampung hasil panen.
--page
“Dalam rangka untuk menjaga kestabilan harga, kami akan mengupayakan menampung hasil panen petani dan di kelola oleh BUMDes,“ ungkapnya.
Sementara itu, Hatman salah satu petani pisang kepok di desa setempat mengaku, hingga saat ini untuk pemasaran pisang kepok tidak ada kendala.
“Ada pengepul yang datang langsung untuk membeli hasil panen pisang petani, sehingga kami tidak ada kesulitan dalam hal memasarkan hasil panen, “ tukasnya. (FAHRUL/B-7)









