BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data rilis BPS Kalteng Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan Kalimantan Tengah di Februari 2022 mengalami kenaikan 1,71 persen dibanding Januari 2022.
"Kenaikannya dari 129,66 menjadi 131,88. Ini terjadi karena didorong oleh naiknya nilai tukar dibeberapa subsektor," beber Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, Jumat 4 Maret 2022.
Subsektor yang mendorong kenaikan NTP di antaranya tanaman perkebunan rakyat 2,71 persen, peternakan 0,50 persen dan tanaman pangan 0,11 persen.
Sedangkan dua subsektor lainnya mengalami penurunan seperti subsektor hortikultura 1,31 persen dan subsektor perikanan 0,41 persen.
Di sisi lain Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) pada Februari 2022 juga mengalami kenaikan 0,03 persen yang utamanya karena disebabkan oleh naiknya kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,83 persen.
Selanjutnya Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalteng pada Februari 2022 sebesar 132,25. Hal itu juga mengalami kenaikan 1,15 persen dibanding NTUP Januari 2022. (DONNY D/B-6)









